Catatan di Ultah ke 36

Tak terasa ternyata hari ini adalah hari ulang tahunku yang ke 36 tahun. Walaupun tanggal 3 Desember sebenarnya bukan hari ulang tahunku yang sebenarnya, tapi tak apalah karena memang tanggal ini merupakan tanggal lahir yang tertera di semua identitasku.

Sekedar kembali ke masa lalu, Aku lahir disebuah kampung kecil di tepian hutan di Bojonegoro, tepatnya Desa Growok kecamatan Dander kurang lebih 14 km dari kota Bojonegoro ke arah selatan arah Nganjuk ( jangan cari di peta ya …. nggak bakalan ketemu he …he….he….). Tapi kalau ditelusuri melalui google earth masih bisa dilihat samar – samar. 

Kalau masih penasaran coba saja cari nama desa Growok melalui google atau yahoo, tidak akan banyak informasi yang didapatkan kecuali beberapa berita tentang anak SD yang telah belajar selama 20 tahun belajar dan ujian di rumah penjaga sekolah. Atau juga berita tentang kemiskinan, kekeringan, operasi hutan lestari, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan kesulitan ekonomi.  

Tetapi bagaimanapun juga, Growok tetaplah sebagai kampung halamanku dan tempat tinggal orang tuaku, saudaraku, sanak famili dan kerabatku sampai sekarang ini. Growok tetaplah tempat tujuanku pulang kampung di hari Idul Fitri bersama istri dan anak-anakku, walaupun hanya beberapa hari setiap 2 tahun sekali.  Kembali ke tanggal lahirku, sampai sekarang tidak ada yang tahu persis tanggal berapa.

Menurut orang tuaku, berdasarkan ingatan mereka aku lahir hari Kamis legi setelah pemilu tahun 1971. Nah lho….pemilu tahun 71 tanggal berapa ya ….. berdasarkan catatan sejarah Pemilu 1971 jatuh pada tanggal 5 Juli, sedangkan kemis legi setelah itu jatuh pada tanggal 22 Juli 1971. Berarti tanggal inilah kemungkinan besar aku dilahirkan, namun tanggal berapapun aku dilahirkan tidaklah terlalu penting.

Bagiku yang penting adalah hari ini aku bisa merenung betapa besarnya karunia Allah SWT bagiku. Bayangkan, aku yang merupakan anak seorang petani yang untuk makan sehari – hari saja sulit, bisa sekolah sampai perguruan tinggi bahkan sekarang bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi seluler tebesar di Indonesia. Allahu Akbar. 

Kalau merenungkan nikmat ini, jadi ingat teori ekonomi tentang siklus lingkaran kemiskinan secara umum. Menurut teori ini orang menjadi miskin disebabkan oleh pendapatan yang rendah. Sementara itu pendapatan rendah disebabkan oleh pendidikan rendah. Sedangkan pendidikan rendah itu sendiri disebabkan karena miskin, begitu seterusnya.   

Alhamdulillah ya Allah, atas semua nikmatMu. Jadikanlah aku dan keluargaku sebagai hambaMu yang bersyukur. 

Leave a Reply